Sabtu, 17 Desember 2016

Struktur SO dan Command Dasar Linux

Struktur Sistem Operasi
Ada tiga bagian dari struktur system operasi, yaitu:
1. Kernel
Suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari suatu sistem operasi. Kernel menyediakan semua fungsi untuk menjalankan proses, juga menyediakan layanan sistem untuk memberikan pengaturan dan proteksi akses ke sumber daya perangkat keras termasuk memori virtual. Kernel disebut juga sebagai “jantung” dari sistem operasi.
2. System Library
Kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan inti suatu sistem operasi, yaitu Kernel.
3. System Utilities
Program yang bertugas mengatur secara individual, termasuk semua program yang diperlukan untuk menginisialisasi sistem.
Basic Linux Command
Untuk menggunakan perintah/command maka digunakan terminal. Untuk membukanya bisa menggunakan shortcut CTRL + ALT + T. Berikut beberapa command yang bisa dipakai di command line Linux:
1. pwd
Command ini digunakan untuk mengetahui posisi folder sekarang.
2. date
Command ini digunakan untuk melihat tanggal.
3. ls
Command ini digunakan untuk mengetahui isi dari folder yang sedang kita gunakan. Ada beberapa tipe dari ls ini, diantaranya ada ls -a(menampilkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori) , ls -l(menampilkan daftar file disertai dengan atribut seperti user, permission, ukuran dan tanggal modifikasi)
4. mkdir
Command ini digunakan untuk membuat folder baru.
5. cd “namafolder”
Command ini digunakan untuk mengubah posisi folder. Disini saya mengubahnya ke folder yang baru dibuat.
6. touch “NamaFile”
Command ini digunakan untuk membuat sebuah file. Contohnya saya akan membuat file filebaru.txt
7. mv “NamaFileSebelumnya” “NamaFileSesudahnya”
Command ini digunakan untuk merename nama file yang sudah ada. Disini saya mengubah file filebaru.txt menjadi namabaru.txt
8. nano “NamaFile”
Command ini digunakan untuk mengedit isi file. Apabila sudah diedit maka tekan CTRL + X lalu tekan untuk menyimpan filenya.
9. cat “NamaFile”
Command ini digunakan untuk melihat isi file.
10. cp “NamaFIle” “NamaBaruFile”
Command ini digunakan untuk menduplikat file, disini saya menduplikat file namabaru.txt menjadi filcopy.txt. Kita juga bisa menduplikat file tersebut ke folder lain dengan menggunakan command cp “LokasiFile” “TujuanLokasi”
11. ls –hlp
Command ini digunakan untuk melihat seluruh perintah yang dapat dilakukan dengan awalan ls
12. lsblk
Command ini digunakan untuk melihat partisi hardisk.
13. top
Command ini digunakan untuk melihat aplikasi yang sedang running.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar